Showing posts with label Metal. Show all posts
Showing posts with label Metal. Show all posts

04 July, 2010

Metal

Berbicara soal metal, tidak akan lepas dari rock, berbicara soal musik, tidak akan pernah lepas dari akar musik, yaitu BLUES.

Perkembangan musik rock seolah-olah tiada batas, sampai akhirnya, istilah "HEAVY METAL" diperkenalkan oleh Steppenwolf, salah satu band aliran classic rock. Band asal Toronto ini yang memperkenalkan istilah "heavy metal" dalam salah satu lagu hits mereka "Born To Be Wild" yaitu:

"I like smoke and lightning heavy metal thunder racin' with the wind and the feelin' that I'm under..."

Namun istilah itu belum dipakai sampai era 1970-an, ketika grup band Black Sabbath merilis album debut mereka yang diakui sebagai "mbahnya" heavy metal! sebelum era itu, ketika The Beatles dan Rolling Stone masih booming, para pelopor musik metal menyebutkan aliran mereka sebagai rock, hard rock, dan blues rock!

ROCK, PSYCHEDELIC ROCK, BLUES ROCK, HARD ROCK

Sejarah

Masa awal (tahun 1960-an)

Grup musik rock Britania Raya seperti Cream, The Rolling Stones, The Yardbirds, The Who, dan The Kinks memodifikasi rock and roll dengan memperkeras suara, memberi riff gitar yang lebih berat, serta pukulan drum dan vokal yang semakin bertenaga. Musik yang mereka mainkan menjadi dasar bagi hard rock. Bentuk awal hard rock bisa didengar dalam lagu-lagu seperti "You Really Got Me" dari The Kinks, "Happenings Ten Years Time Ago" dari The Yardbirds, "My Generation" dan "I Can See for Miles" dari The Who, serta "Revolution" dan "Helter Skelter" dari The Beatles.

Pada saat yang bersamaan, Jimi Hendrix memainkan bentuk psychedelic rock yang dipengaruhi blues, dan menggabungkan unsur-unsur jazz, blues, dan rock and roll. Bersama-sama dengan Dave Davies dari The Kinks, Pete Townshend dari The Who, Eric Clapton dari Cream, dan Jeff Beck dari the Yardbirds, Jimi Hendrix termasuk salah seorang gitaris yang pertama kali bereksperimen dengan pedal efek.

Hard rock muncul dibawa grup-grup musik Britania Raya dari akhir tahun 1960-an, seperti Led Zeppelin yang mencampur musik dari era awal band rock Britania dengan bentuk blue rock dan acid rock yang lebih keras. Deep Purple berkontribusi dalam merintis genre hard rock melalui album-album awal mereka, Shades of Deep Purple (1968), The Book of Taliesyn (1968), dan Deep Purple (1969). Album keempat, In Rock (1970) mengangkat nama Deep Purple ke puncak kepopuleran. Album pertama Led Zeppelin yang juga diberi nama Led Zeppelin dan Live at Leeds (1970) dari The Who berisi contoh lagu-lagu dari era awal hard rock. Unsur-unsur blues bisa didengar dari lagu-lagu mereka, dan beberapa di antaranya adalah lagu-lagu dari pemusik blues terkenal yang dinyanyikan ulang.

Tahun 1970-an

Pada tahun 1970, Led Zeppelin mengeluarkan album ketiga, Led Zeppelin III yang lebih condong ke folk rock dibandingkan album kedua mereka.

Deep Purple terus membawa perubahan dalam hard rock melalui album Machine Head (1972). Dua lagu dari album tersebut, "Highway Star" dan "Smoke On The Water" riff utamanya menjadikan kedua lagu tersebut sebagai lagu Deep Purple yang paling dikenal.

Sepanjang dekade 1970-an, hard rock berkembang menjadi beberapa subgenre. Alice Cooper mempopulerkan heavy metal dalam album School's Out. Pada tahun berikutnya, Aerosmith, Queen, dan Montrose masing-masing merilis album yang diberi nama sama dengan band mereka. Pada tahun 1974, Bad Company dan Rush masing-masing merilis album perdana mereka. Nazareth memainkan hard rock campuran dalam album laris Hair of the Dog (1975).

Pada tahun 1978 muncul Van Halen yang menampilkan gitaris terampil Eddie Van Halen. Pada tahun berikutnya, AC/DC merilis album Highway to Hell. Walaupun musik mereka berdasarkan pada rhythm & blues dan hard rock tahun 1970-an, AC/DC secara eksplisit menyebut musik mereka sebagai heavy metal.



Heavy Metal

Dari rock, berkembang aliran heavy metal sejak era 1970-an sampai sekarang.

seperti dijelaskan di atas, bahwa penggagas istilah "heavy metal" adalah grup band Steppenwolf namun awal tahun 1970 lah, istilah heavy metal digunakan dan heavy metal berkembang!

ciri khas heavy metal adalah suara vokal melengking, tempo lebih cepat dari rock, meskipun hampir tak ada bedanya dengan hard rock, namun nuansa lagunya sangat mengeluarkan emosi dan komposisinya lebih dinamis.

Dari heavy metal ini, berkembang aliran pecahan heavy metal, yaitu NWOBHM (New Wave Of British Heavy Metal) atau disebut juga heavy metal Inggris, juga berkembang aliran glam metal atau hair metal.

Band pelopor heavy metal adalah Black Sabbath. Band asal Birmingham, Inggris ini muncul tahun 1968 dengan mengusung aliran hard rock namun di album "Black Sabbath" tahun 1970, mereka mengusung jenis baru dengan istilah "heavy metal"

Heavy metal sendiri juga mempelopori musik aliran extreme metal atau [b]underground metal (thrash metal, power metal, black metal, death metal, dlll) sehingga heavy metal sering disebut classic metal. Band-band heavy metal yang lain seperti Scorpions, Mercyful Fate, dan Heaven And Hell telah memberikan warna baru bagi dunia heavy metal.

THRASH METAL

Thrash metal adalah salah satu dari sub-genre extreme metal (akarnya dari heavy metal, dimana musiknya bertempo cepat dan sangat agresif, kebanyakan anak thrash bilang "ancur-ancuran" (bedakan ancur-ancuran dengan berantakan, bedakan pula ancur-ancuran dengan keras), jadi maksudnya bener-bener bersifat agresif. Umumnya, lirik thrash bertemakan kritik pemerintah dan kehidupan liar!

Di masa kemunculannya, dikenal 4 band yang sangat diminati, mereka disebut The Big Four, yaitu grup band Anthrax, Megadeth, Metallica, dan Slayer. Keempat band ini sama-sama mempopulerkan thrash di awal 1980-an!

Setelah The Big Four, thrash sendiri terbagi lagi atas groove metal / post-thrash!

More info about thrash metal :




Selain itu ada jg subgenre dari thrash metal, yaitu crossover thrash!

Crossover adalah genre yang mungkin bisa disebut penggabungan antara musik Thrash metal dengan Hardcore/Punk. Istilahnya sejak adanya album D.R.I - Crossover pada taun 87'an, jadi bisa dibilang juga D.R.I itu pencetus dari genre Crossover ini. Juga dengan Suicidal Tendencies, walaupun musiknya memang terdengar dominan Hardcore, ada unsur-unsur Thrash yang meng-influence musik mereka. Dan perlu diingat, fusionisasi dalam musik crossover juga semakin banyak, tidak 'stuck' disitu2 saja.




BLACK METAL

Black metal adalah sebuah terms dari aliran ekstrim metal yang dipelopori oleh band NWOBHM (New wave of british heavy metal), bernama Venom. Venom memberikan torehan sejarah dengan memberikan konsep awal dari musik Black Metal ini, dengan karakteristik sound yang kasar, vokal yang shrieking dan tema lagu lagu dengan suasana mistis, paganis dan horror. Gelombang pertama dari musik Black metal selain Venom, kita mengenal ada Bathory dari Swedia, King Diamond / Mercyful Fate dari Denmark juga Celtic Frost / Hellhammer dari Swiss dan Death SS dari Italia. Jerman juga mencatat band seperti Sodom, Destruction dan Necronomicon, namun kurang diperhitungkan sebagai pelopor dari Black Metal karena liriknya kebanyakan mengemukakan tentang peperangan, walaupun dari atribut yang digunakan dan konsep musiknya sama seperti pelopor Black Metal lainnya, kecuali untuk Sodom di dalam album In the sign of evil dan Necronomicon di album pertamanya yang dapat dikategorikan sebagai album referensi sebagai awal perkembangan aliran black metal ini.

Band gelombang pertama ini lah yang merasuki dan menjiwai anak anak muda di Skandinavia sana untuk memulai sesuatu yang lebih ekstrim dengan penjiwaan paganis sesuai dengan kebudayaan nenek moyang mereka sebagai bangsa Viking. Gelombang kedua dari musik Black Metal ini dipelopori oleh Mayhem dari Norwegia .

Berikut beberapa subgenre dari Black Metal :

- Folk Black Metal (Viking - Pagan - Celtic - Medieval)
- Ambient Black Metal
- Black Doom Metal
- Blackened Death Metal
- Industrial Black Metal
- Blackened Crust Metal

Quote:
DEATH METAL

Death metal adalah sebuah sub-genre dari musik heavy metal yang berkembang dari thrash metal pada awal 1980-an. Beberapa ciri khasnya adalah lirik lagu yang bertemakan kekerasan atau kematian. Death metal cukup terinspirasi band2 thrash metal macam slayer ataupun kreator. Genre ini pertama kali dipelopori oleh band Death dengan debut album pertamanya Scream Bloody Gore. Death metal kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh band-band seperti Cannibal Corpse, Morbid Angel, Entombed, God Macabre, Carnage, Grave, dll.

Berikut subgenre dari death metal :

- Melodic Death Metal
- Technical Death Metal
- Brutal Death Metal
- Death Doom

Teknik Vokal Metal

mari kita bahas tentang death / false chord, fry scream, inhale , dan smw hal yang berhubungan denganny disini

Spoiler for apa sih scream itu?:

scream adalah teknik yang biasa digunakan oleh para vokalis death metal, black metal, deathcore, metalcore, dan genre musik lain yang berhubungan dengan gitar drop-tuning berdistorsi dan double bass drum.
sejauh yang ud gw dapet, scream itu sendiri terbagi atas dua jenis:
- Fry Scream >>> biasanya lebih sering dipake band" post hardcore ma metalcore jaman skrg. yg make scream jenis ini tuh contohny atreyu, avenged sevenfold, as i lay dying, bullet for my valentine, dll... klo gk salah kill me inside jga make ini

Spoiler for fry:


- Death / False chord >>> ini biasa digunain vokalis death metal, deathcore, dan keluarganya. yg make ini contohny iwrestedabearonce, arch enemy, necrophagist (bener gk tuh tulisanny?), the black dahlia murder, canibal corpse, disgorge, dll... BMTH jga make ini nih

Spoiler for death:


masing" scream punya kelebihan dan kekurangan sendiri.

Fry punya kelebihan dalam mengatur nafas.
klo make scream ini nafas lebih gampang diatur, sehingga scream yang dihasilkan bisa lebih panjang.
tapi scream ini kalo belom master, mungkin volumeny bisa lebih kecil daripada kalo kita ngomong normal

Death / False punya kelebihan di volume n power.
tapi kekuranganny, kalo belom master bakal susah banget ngatur nafasny, ato bahkan bisa pusing sampe melayang layang!
mkany jgn heran klo baru belajar, u gk kuat bwt ngescream lama"

Gerak-gerik fisik pada Heavy Metal

Dalam dunia musik, berbagai hal dilakukan oleh band atau penyanyi dalam performa livenya untuk menghibur para penggemar. Pada Heavy metal salah satu cara dalam setiap performa konsernya untuk menghibur para penggemar, yaitu dengan cara menciptakan gerak – gerik fisik agar para penggemar menjadi terhibur, berikut ini saya akan membahas tentang gerak – gerik fisik pada Heavy metal.

Dalam Heavy metal, gerak – gerik fisik dilakukan untuk Meningkatkan penggemar dengan kepalan tangan mereka dan membuat “devil horns”, cara tersebut dilakukan di konser oleh grup band Heavy Metal asal Estonia yaitu Metsatöll pada tahun 2006.

180px-metsatoll_at_tuska_2006
Penampilan Metsatöll saat konser pada tahun 2006

Pada saat konser, Banyak musisi metal yang terlibat dalam headbanging, yang melibatkan gerakan dengan kepala, gerakan ini sering dilakukan oleh pemilik rambut panjang. corna, atau devil horns, sikap tangan, juga gerakan yang meluas (pindah – pindah tempat), yang populer oleh vokalis Ronnie James Dio sementara itu dengan Black Sabbath dan Dio. Tetapi Gene Simmons dari Kiss mengklaim bahwa dirinya orang pertama yang membuat gerakan dalam konser.

180px-asphyxband,
asphyx band melakukan headbanging pada saat konser

Peserta dalam konser metal tidak bisa menari dalam arti biasa. Tetapi mereka mengganti tarian dengan gerakan tubuh yang berfungsi sebagai pengganti menari, yaitu headbanging dan tikaman/dorongan kedua tangan sebagai tanda apresiasi dan gerak yang berirama. Penampilan pada air guitar yang sangat populer dan memiliki kedua manfaat pada penggemar Metal yaitu saat konser dan untuk mendengarkan rekaman musik di rumah. Pada konser lainnya, penonton melakukan kegiatan stage diving, crowd surfing, mendorong dan mendorong dalam kekacauan huru-hara yang disebut moshing, dan menampilkan simbol tangan corna.

180px-crowd_moshing
Penonton dalam kekacauan huru – hara pada saat menonton konser

cukup sekian dan semoga anda terhibur dan menambah informasi bagi anda. Dan tunggu artikel lainnya yang lebih menarik. Wassalam

Sejarah Heavy Metal Part

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang sejarah Heavy Metal, yang di bagi dalam beberapa artikel. Saya harapkan anda menikmatinya

Pertengahan tahun 1960-an

Pertama kita akan membahas tentang Heavy Metal pada pertengahan tahun 1960-an. Heavy metal memiliki style gitar yang bagus yang terbuat atas dasar penyalahgunaan heavy riffs dan power chords, Hal ini membekas pada akhir tahun 1950-an yang ditandai pada instrumen Amerika Link Wray, Genre dari garis keturunan ini langsung dimulai pada pertengahan tahun 1960-an. American blues musik adalah musik yang terbesar/terkenal diantara rocker pemula di British pada eranya. Band-band seperti The Rolling Stones dan The Yardbirds mengembangkan blues-rock dengan cover rekaman yang mencakup banyak lagu blues klasik, dengan tempo kecepatan yang cepat. Mereka mulai berexperimen dengan musik , hal itu dilakukan Band blues Inggris yang berbasis di AS, mereka bertindak dengan mempengaruhi dan mengembangkan apa yang akan menjadi hallmarks dari Heavy Metal, khususnya dari suara, dan piuhan suara gitar. The Kinks menjadi peran utama dalam popularitas suara dengan hit singlenya “You Really Got Me.” Kontribusi Signifikan terhadap pemunculan suara gitar yaitu fasilitas feedback yang dilakukan oleh generasi baru dari amplifiers. Selain gitaris The Kinks : Dave Davies, gitaris lainnya seperti dari The Who yaitu Pete Townshend dan dari the Tridents yaitu Jeff Beck telah melakukan percobaan dengan feedback.

b00005v4wi01_ss500_sclzzzzzzz_v1116249077_
The kink, band yang berperan dalam populritas suara

Gaya Permainan drum blues-rock sebagian besar dimulai dengan shuffle beats pada kit kecil, drummers mulai menggunakan banyak otot/tenaga, kompleks, dan pendekatan amplify agar cocok untuk didengarkan terhadap suara gitar yang keras. Vocalists dimodifikasi oleh teknik mereka dan meningkatkan mereka pada amplifikasi, yang sering menjadi lebih bergaya dan dramatis. Menyimpang dari segi volume suara, terutama dalam performa live. Bersama kemajuan amplifikasi dan teknologi rekaman yang dibuat mungkin untuk berhasil menangkap power pada pendekatan yang lebih berat pada rekaman.

Kombinasi blues-rock dengan psychedelic rock banyak membentuk dasar asli dari Heavy Metal. Salah satu yang paling berpengaruh pada band dalam membangun penggabungan dari genre adalah daya trio Cream, yang menurunkan secara besar-besaran, suara berat dari penyesuayan riffing antara gitaris Eric Clapton dan bassist Jack Bruce, serta Ginger Baker’s bermain drum. mereka menampilkan 2 LP pertamanya, yaitu Fresh Cream (1966) dan Disraeli Gears (1967), yang dianggap bentuk dasar yang penting untuk masa depan gaya. The Jimi Hendrix juga mengalami debut album, Are You Experienced (1967), yang juga sangat berpengaruh. Teknik virtuosic Hendrix’s akan menyaingi banyak gitaris Metal dan album yang berisi single yang paling berhasil , “Purple Haze,” dikenal pasti oleh beberapa orang sebagai hit heavy metal pertama.

220px-cream_bcb
trio cream, paling berpengaruh dalam membangun penggabungan genre.

sekian artikel bagian 1 tentang sejarah Heavy Metal, tunggu artikel selanjutnya. saya harapkan artikel ini bermanfaat.

Karakteristik Heavy Metal

Pada artikel sebelumnya, saya membahas tentang pengertian heavy metal dan dimulainya pembentukan heavy metal. Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang karakteristik dari musik heavy metal, dengan membaca artikel ini, saya harapkan anda dapat mengetahui cirri – cirri dari band metal. Tanpa banyak omong lagi kita bahas saja artikel ini.

Heavy Metal memiliki beberapa karakteristik, yang dimana merupakan ciri dari musik Metal itu sendiri. Heavy Metal dicirikan oleh suara gitar yang keras, rhythms yang tegas, suara bass dan drum yang padat, dan suara vocals yang kuat/keras. Tetapi pada berbagai Metal subgenres ada yang menekankan, mengubah, atau mengabaikan satu atau beberapa hal tersebut. Dengan hal tersebut Heavy Metal merupakan jenis hard rock yang kurang blues tetapi pertunjukannya lebih kasar dan memaksa. Tipe dari band ini memiliki personil band yang terdiri dari drummer, seorang bassist, Rhythm, lead guitar, dan penyanyi, yang merupakan pemain atau bukan pemain. Kadang –kadang Instrumen Keyboard sering digunakan untuk meningkatkan kepenuhan /kenyaringan suara.

Gitar listrik dan power sonic, telah menjadi unsur utama dalam Heavy Metal. Gitar sering dimainkan dengan menggunakan effect untuk membuat suara tebal, kuat, dan “berat”. Pada awal tahun 1970-an, beberapa grup Metal mulai populer dengan diiringi dua gitaris. Band yang mengikuti pola tersebut seperti Judas Priest dan Iron Maiden yang memiliki dua atau tiga gitaris, yang terdiri dari lead guitar, bass dan rhythm. Elemen Sentral dari Heavy Metal adalah solo gitar, yang merupakan satu bentuk cadenza. Genre ini mengembangkan beberapa hal yaitu, pada solo gitar menjadi lebih rumit dan riffs menjadi bagian integral dari gaya. Gitaris menggunakan sweep-picking, tapping, dan teknik lainnya untuk bermain cepat, dan banyak gaya dari Metal menekankan tampilan ”virtuosic”.

180px-judas_priest_retribution_2005_tour3
Judas Priest, salah satu band metal yang diiringi 3 gitaris

Peran lead guitar di Heavy Metal sering bertabrakan dengan “frontman” atau bandleader yang biasanya menjadi peran vokalis. Dalam suara Heavy Metal mencerminkan suatu luapan emosi dari vokalis, dan hal tersebut merupakan hal yang diperlukan dalam tekhnik suara pada Metal. Dalam tekhnik suara Metal, Nada suara lebih penting daripada lirik lagu yang dinyanyikan. Penyanyi Metal mempunyai berbagai variasi dalam gaya, mulai dari multioctave, sandiwara seperti yang dilakukan oleh vocalis Judas Priest yaitu Rob Halford dan vocalis Iron Maiden yaitu Bruce Dickinson, Serta membawakan lagu dengan gaya yang keras seperti pada vocalis Motorhead yaitu Lemmy dan vocalis Metallica yaitu James Hetfield, Sehingga banyak berkembang penyanyi Death Metal.

170px-motorhead-02
Lemmy, Vocalis Motorhead yang menampilkan gaya yang keras pada saat menyanyi

Pada Heavy Metal, Bass juga mempunyai Peran yang menonjol pada suara Metal, serta antara bass dan gitar saling mempengaruhi, karena keduanya merupakan elemen utama. Bass yang memberikan suara akhir yang rendah sangat penting untuk pembuatan musik yang “Berat”. Garis Bass pada Metal sangat bervariasi dalam kompleksitas, dari bawah memegang pedal point yang remdah untuk bersama memimpin dan / atau rhythm guitars. Beberapa Band popular yang diiringi bass sebagai pemimpin instrumen, yaitu Metallica yang di mainkan oleh Cliff Burton pada awal tahun 1980-an.

220px-cliffburtonfree
Cliff Burton, bassist yang berperan sebagai pemimpin instrument pada Metallica

Setelah kita membahas tentang gitar, bass, dan vocal, sekarang kita akan membahas tentang drum yang juga merupakan Inti dari Metal. Pada Metal, Drum dimainkan dengan permainan yang keras, dan gerakan irama yang konstan untuk sebuah band yaitu dengan cara menggunakan “kecepatan, kekuatan, dan ketelitian”. Permainan Drum Metal “memerlukan jumlah daya tahan yang luar biasa”, dan pemain drum harus mengembangkan kecepatan , koordinasi, dan ketangkasan untuk memutar seluk-beluk pola yang digunakan dalam Metal. Permainan Drum pada Metal biasanya menyiapkan persiapan yang jauh lebih besar daripada yang digunakan dalam bentuk-bentuk lain dari musik rock.

100 Vokalis Metal Terbesar Sepanjang Masa

Saat iseng berselancar di jagat virtual, saya menemukan daftar yang dibikin oleh Hit Parader: Top 100 Metal Vocalists of All Time. Majalah terbitan Amerika Serikat yang telah terbit sejak 1943 ini—entah sekarang masih eksis atau tidak, wallahuallam, sebab edisi terakhir yang saya bisa lacak adalah November 2008—memang terkenal doyan bikin aneka peringkat. Top 100 Guitarists, Top 100 Metal Bands, Top 100 Bassists & Drummers, dsb.Hit ParaderTentu, ajang penentuan rangking macem begini kerap memunculkan kontroversi. Sering melahirkan debat berkepanjangan. Misalnya urut-urutan 100 Biduan Metal Terbaik Sepanjang Sejarah ini, saya amat yakin—utamanya generasi muda era millenium—bakal masif mempertanyakan kenapa kok sosok seperti Mick Jagger, Rod Stewart, David Bowie, juga Gavin Rossdale, turut disertakan di situ.

Rod Stewart? Metal? Huh?

Oke, silakan dah simak susunan nama-nama berikut. Kemukakan pendapat anda—puji, acungi jempol, protes, cela, sumpahi—jika memang ada yang patut direspons. Metal up yer ass!

01. Robert Plant
Robert Plant
Robert Plant semasih bersama Led Zeppelin

02. Rob Halford
03. Steven Tyler
04. Chris Cornell
05. Bon Scott
06. Freddie Mercury
07. Bruce Dickinson
08. Ozzy Osbourne
09. Paul Rodgers
10. Ronnie James Dio
11. Axl Rose
12. Sammy Hagar
13. Geddy Lee
14. Geoff Tate
15. Mick Jagger
16. Jonathan Davis
17. Roger Daltrey
18. Paul Stanley
19. David Lee Roth
David Lee Roth
Diamond Dave—2nd from left—is about to Jump!

20. Kurt Cobain
21. Maynard James Keenan
22. Klaus Meine
23. Eddie Vedder
24. James Hetfield
25. Trent Reznor
26. Serj Tankian
27. Layne Staley
28. Steve Perry
29. Gene Simmons
30. Joe Elliott
31. Jon Bon Jovi
32. Alice Cooper
33. Vince Neil
34. Steve Marriott
35. Lajon Witherspoon
36. Sebastian Bach
37. Philip Anselmo
38. Zack De La Rocha
39. Brian Johnson
40. Bret Michaels
41. Udo Dirkschneider
Udo Dirkschneider
Udo, kedua dari kiri, di era Accept

42. David Draiman
43. Ian Gillan
44. Marilyn Manson
45. Jeff Keith
46. Chester Bennington
47. Sully Erna
48. Lemmy Kilmister
49. Aaron Lewis
50. Brett Scallions
51. Chino Moreno
52. Rob Zombie
53. Anthony Kiedis
54. David Coverdale
55. Gary Cherone
56. Andrew Wood
57. Scott Weiland
58. Tom Araya
59. Phil Lynnot
60. Rod Stewart
61. Scooter Ward
62. Ray Davies
63. Sonny Sandoval
64. David Bowie
65. Joan Jett
66. Josey Scott
67. Perry Farrell
68. Scott Stapp
69. Amy Lee
70. Don Dokken
71. Fred Durst
72. Mike Shinoda
73. Pepper Keenan
74. Dez Fafara
75. Gavin Rossdale
76. Blackie Lawless
77. Dave Wyndorf
78. Ann Wilson
79. Jimi Hendrix
80. Ville Valo
81. Peter Steele
82. Dave Williams
83. Dee Snider
84. Joe Lynn Turner
Joe Lynn Turner
Joe Lynn Turner—tebak yang mana—bersama Rainbow

85. King Diamond
86. Corey Taylor
87. Jamey Jasta
88. Justin Hawkins
89. Dave Mustaine
90. Ian Astbury
91. Stephen Pearcy
92. Phil Mogg
93. Biff Byford
Biff Byford
Never Surrender, otobiografi vokalis Saxon, Biff Byford

94. Cristina Scabbia
95. Dani Filth
96. Wes Scantlin
97. Tim “Ripper” Owens
98. Joshua Todd
99. Kevin Dubrow
100. Ray Gillen
Ray Gillen & Badlands
Ray Gillen, paling kanan, saat di Badlands